Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget Atas Posting

Ada 1,3 Juta Lowongan PNS Nih, Jangan Sampai Kelewatan

Ada 1,3 Juta Lowongan PNS Nih, Jangan Sampai Kelewatan


Pemerintah kembali membuka lowongan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) pada tahun ini. Setidaknya ada 1,3 juta PNS baru yg  diharapkan oleh pemerintah.

Hal tersebut dikemukakan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Tjahjo Kumolo dikala menunjukkan pengarahan dalam penandatanganan komitmen pembangunan Mal Pelayanan Publik.

"Tahun ini Insya Allah kami akan buka 1,3 juta PNS dan PPPK," kata Tjahjo, semacam dikutip CNBC Indonesia.

Tjahjo mengatakan, kumpulan yg dibuka untuk lowongan tahun ini mayoritasnya artinya guru sebanyak satu juta. Sementara sisanya, akan merata semacam bidan, perawat, dokter, sampai tenaga penyuluh.

"Sisanya butuh bidan, perawat, dokter, dan tenaga penyuluh lainnya sesuai kebutuhan lainnya," katanya.

Berikut rincian 1,3 juta kumpulan CPNS yg dibuka tahun ini:

Guru PPPK 1.000.000 Formasi : Pelamar dari Guru Honorer Eks THK-2 dan Lulusan PPG

Pengadaan PNS di Pemerintah Pusat 83.000 Formasi (CPNS/CPPPK) : Sesuai dengan kebutuhan masing-masing instansi untuk beberapa jabatan yg dibutuhkan.

Pengadaan PNS di Pemerintah Daerah 189.000 Formasi : 70.000 PPPK JF tidak hanya guru dan 119.000 CPNS jabatan teknis yg sangat diharapkan (termasuk tenaga kesehatan).

"Proses pengadaan tahun 2021 ini artinya pengalaman pertama dalam merekrut sekitar 1,3 juta pegawai, jumlah yg tak sempat kita perbuat sebelumnya," kata Tjahjo.

Bagi Kalian yg ingin menjadi abdi negara, sebaiknya persiapkan diri sebelum pembukaan pendaftaran. Selain mulai belajar untuk tes, ada baiknya siapkan juga syaratnya.

Menyiapkan syaratnya dari kini akan lebih memudahkan dan mempercepat melakukan pendaftaran dikala dibuka.

Adapun berdasarkan data yg dihimpun CNBC Indonesia, dokumen yg butuh disiapkan sebagai syarat ikut daftar CPNS adalah:

1. Kartu Keluarga

2. Kartu Tanda Penduduk (KTP)

3. Ijazah

4. Transkrip Nilai

5. Pas foto

6. Dokumen lain sesuai dengan ketentuan instansi yg akan dilamar tergolong SKCK.

Adapun sampai dikala ini, belum ada tahapan seleksi CPNS resmi yg diumumkan oleh pemerintah. Namun, tahapan seleksi CPNS dari tahun ke tahun terbukti tak jauh berbeda.

Misalnya, seleksi administrasi yg dilakukan pada portal sscn.bkn.go.id. Kalian harus mendaftar dulu untuk mendapat kartu pendaftaran. Setelah itu, Kalian juga akan diminta untuk mengunggah beberapa dokumen yg kelak akan diverifikasi.

Seluruh dokumen untuk persyaratan tertera terang pada situs kok. Jika dinyatakan lulus, kamu dapat melanjutkan ke tahapan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) CPNS.

Selain itu, ada yg namanya seleksi kompetensi dasar (SKD). Setelah dinyatakan lolos bagian administrasi, Kalian akan diizinkan untuk mengikuti SKD CPNS.

Tes ini akan memakai metode Computer Assisted Test (CAT). Nah, tipe soal yg ada pada tahapan tersebut, yakni soal-soal mengenai pengetahuan umum dan performa berhitung

Kemudian, ada seleksi kompetensi bidang (SKB) yg meliputi tes substantif bidang, psikotes, wawancara, tes fisik, sampai tes keterampilan untuk beberapa jabatan.

Selanjutnya, yaitu pemberitahuan kelulusan. Setelah melewati tahapan tes, Kalian dapat cek pemberitahuan kelulusan melewati situs masing-masing instansi.

Terakhir, yakni pemberkasan. Saat Kalian dinyatakan lulus, Kalian harus melengkapi beberapa dokumen untuk pemberkasan.

MenPANRB Tjahjo Kumolo berkata demam isu masyarakat untuk dapat menjadi PNS rutin tinggi. Misalnya saja pada 2019 silam. Rekrutmen CPNS kini ada tak lebih lebih 4 juta masyarakat yg mendaftar untuk memperebutkan 300.000 kursi pekerjaan.

Menurut Tjahjo, kenapa masyarakat begitu antusias ingin menjadi PNS, sebab menjadi PNS bukan hanya memperoleh gaji pokok (gapok) kecil, tapi ada tambahan-tambahan penghasilan lain semacam tunjangan kinerja, gaji ke-13, sampai jaminan memperoleh dana pensiun.

"Jadi PNS ada kepastian jaminan hidup. Karena ada kepastian, meskipun gapok kecil, tapi ada tunjangan kinerja. Belum lagi ada kebijakan Pak Presiden melewati Menteri Keuangan, ada gaji ke-13. [...] Jadi yg paling enak kini ini artinya ASN," terang Tjahjo.


Kendati demikian, Tjahjo menegaskan menjadi PNS kini tak dapat bekerja dengan cara santai, sebab harus dituntut bekerja produktif. Disamping itu juga kini kinerja PNS juga rutin diawasi oleh Eselon I dan II sebagai leadernya.

Bahkan selagi bekerja dari rumah (WFH) pun, kata Tjahjo para abdi negara masih dipantau kinerjanya oleh Eselon I dan II tersebut. Pemerintah kini juga, kata Tjahjo menerapkan apresiasi bagi yg berprestasi, dan menunjukkan hukuman alias bagi yg melanggar aturan.

"Sekarang telah tertib. (Di kantor) ada ketidakhadiran harus harus datang dan pulang, telah ada sistemnya. Ada reward dan punishment," tuturnya.

"Eselon I dan II itu harus sehingga leadernya yg mengontrol, mengorganisir, menggerakkan. Sampai kini juga ada crisis center yg memonitor pegawai sehat alias tidak. Kalau dirinya kena Covid-19, bagaimana keluarganya. Terus kita monitor, tugasnya apa yg ada di rumah," kata Tjahjo melanjutkan.

Pada peluang terpisah, Tjahjo memparakan agenda pengadaan PNS untuk 2021. Di mana Kementerian PANRB bersama dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, dan BKN telah menyusun agenda ini semenjak bulan Februari.

"Kementerian Keuangan juga berkontribusi dalam menunjukkan komitmen dukungan untuk penyediaan anggaran," kata Tjahjo.


Posting Komentar untuk "Ada 1,3 Juta Lowongan PNS Nih, Jangan Sampai Kelewatan"

Berlangganan via Email